3 Lagu Daerah dari Papua
Melestarikan budaya. Apakah tidak menjadi sebuah kebangaan dan harta karun intelektual nenek moyang yang harus kita jaga?. Bangsa indonesia adalah bangsa yang memiliki peradapan tinggi di masa lalu. Berbagai budaya yang telah lahir di bumi indonesia adalah cerminnya.
Begitu banyak karya yang sudah terlahir dari nenek moyang mulai sabang sampai merouke, dari ujung barat hingga ujung timur indonesia. Tercatat ada sekirat 439 karya dan mungkin lebih di setiap daerah di indonesia.
Isi dan lirik yang sederhana. Menjadi sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga lagu-lagu daerah sangat mudah di hafal. Mulai dari bercerita tentang flora, fauna, keindahan alam indonesia sampai kedekatan batin dengan sesama.
Sudah sepantasnya lagu daerah sangat populer di sekitar kita. So tetap lestarikan harta ini samapai nanti.
Lagu Daerah yang sering di denagar di sekolah
Masih ingatkah sobat hevi di masalalu?. Di bangku sekolah atau di lingkunagn bermain sering sekali menyayikan lagu daerah. Baik di jam awal mau pun jam akhir pelajaran. Bapak /ibu guru mengajak bernyanyi bersama mengenal lagu daerah indonesia. tentunya di setiap sekolah atau lingkungan memiliki pilihan lagu masing masing ya. Heeee
Nah berikut ini ada 3 daftar lagu daerah di indonesia. Yang bisa dan hafal lagunya, boleh bernyayi lo mengenang masa lalu.
1. Apuse (sebuah lagu ternyaman di teling asal daerah papua)
Artinya:
lagu daerah Papua ini menceritakan seorang cucu yang ingin meminta kepada kakek dan neneknya doa dan ijin. untuk merantau ke wilayah sebrang Teluk Doreri, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Lirik “apuse kokon dao yarabe soren doreri” adalah momen ketika pemuda menemuai kakek dan nenek untuk pamit. Lalu, “Wuf lenso bani nema baki pase” berarti pegang sapu tangan dan melambaikan tangan. Sebuah isyarat ujampan selamat jalan dan hati hati di jalan.
“Arafabye aswarakwar” mempunyai artinya “kasihan aku, selamat jalan cucuku”. Betapa sedih nya kake dan nenre melepas kepergian cucu tercintanya untuk merantau. Wah lirik yang sangat sederhana namun sangat relat banget nie di kehidupan. Apakah hevies juga merasakan nuasa dan isi lirik di lagi ini.
Lirik:
Apuse kokon dao
Yarabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase
Apuse kokon dao
Yarabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase
Arafabye aswarakwar
Arafabye aswarakwar
Semoga menjadi pengingat kita ya bahwa dirumah ada yang sangat merindukan kita.
Baca juga : Lagu daerah asal aceh Bungong Jeupa
2. Sajojo (sebuah lagu ceria asal daerah Papua)
Artinya:
“Sajojo” adalah satu dari berbagai lagu daerah populer dari provinsi Papua. Jadi lagu ini bercerita tentang seorang gadis cantik yang sangat di cintau kedua orang tunya. Dan juga menjadi idola dan dambaan para pemuda disana.
Lagu ini sangat asik dinyayikan apa lagi di kombinasi dengan gerakan tarian. Masyarakat Papua suka sekali menyanyikan lagu ini dengan sangat ceria denagn gerakan kekanan keriri, melompat lalu begerak maju dan ke belangkan dengan di berbarengi gerkan tangan yang cukup mudah kita ikuti.
Pemuda pemuda disana berusaha meminta ijin. Untuk sekedar bepergian danpulang sore hari mungkin di hari ini healing ya. Meningmati hari sampai sore. Pemuda itu berjanji akan memcintai putrinya, memberikan seluruh dirinya untuk membahagiakan sang putri cantik itu.
Buat kalian yang ingin coba boleh nie. Bernyayi sambil menari. Untuk teman teman yang masih duduk di bangku sekolah, mungkin ini juga bisa jadi inspirasi. Sebagai ide tugas sekolah tentang lagu dan tarian daerah.
Di jamin asik banget deh.
Lirik:
Sajojo, sajojo
Yumanamko misa papara
Samuna muna-muna keke
Samuna muna-muna keke
Sajojo, sajojo
Yumanamko misa papara
Samuna muna-muna keke
Samuna muna-muna keke
Kuserai, kusaserai, rai-rai-rai-rai
Kuserai, kusaserai, rai-rai-rai-rai
Inamgo mikim ye
Kia sore, kiasa sore, ye-ye
Inamgo mikim ye
Kia sore, kiasa sore
3. Yamko Rambe Yamko (sebuah lagu terwenak asal Papua)
Makna:
Lagu “Yamko Rambe Yamko” ini nuansanya sangat ceria ya. Meskipun isi dalam lagu ini menceritakan tentang peperangan. Dan kon lagu ini merupakan lagu sakral yang di gunakan dalam ritual kasep atau kseep. Sebuah tradisi dari lembah grime. Sebagai lagu penyembahan untuk memanggil roh nenek moyang. Lagu ini juga merupakan lagu hasil dari kombinasi 3 suku di papua rumpun nimboran yaitu bahasa Namblong, klesi dan Kemkuk.
Lirik:
Hee yamko rambe yamko aronawa kombe
Hee yamko rambe yamko aronawa kombe
Teemi nokibe kubano ko bombe ko
Yuma no bungo awe ade
Teemi nokibe kubano ko bombe ko
Yuma no bungo awe ade
Hongke hongke hongke riro
Hongke jombe jombe riro
Hongke hongke hongke riro
Hongke jombe jombe riro

